Affiliate Marketing
Kalau kamu sering menggunakan media sosial Tiktok, biasanya kamu akan menemukan paling tidak satu konten seseorang yang berisi promosi suatu produk. Konten promosi ini dibalut dengan sebuah cerita seakan-akan tidak melakukan hard selling, seperti langsung menawarkan suatu produk kepada calon konsumen. Metode seperti itulah yang biasa dipakai seseorang untuk mengikuti dan menjalankan affiliate marketing. Namun, apakah kamu tahu apa itu affiliate marketing?
Affiliate marketing adalah sebuah metode promosi yang dilakukan seseorang yang bertujuan untuk meraup pendapatan melalui komisi yang ditawarkan oleh pihak brand. Untuk menunjang aktivitas affiliate marketing, seseorang membuat link berisi produk yang ingin dipromosikannya. Seseorang yang mengikuti dan menjalankan metode ini disebut affiliator dan penyedia program affiliate marketing disebut brand atau merchant.
Affiliate marketing berbeda dengan sistem reseller. Jika reseller diwajibkan untuk membeli produk dari brand terlebih dahulu, affiliate marketing hanya bermodalkan gadget dengan internet, mendaftar ke pihak brand secara online, dan hanya mempromosikan di media sosial saja. Jika berhasil mempromosikan produk dari brand atau merchant yang kemudian membuahkan pembelian dari konsumen, maka affiliator bisa mendapatkan komisi yang dijanjikan sebelumnya. Biasanya, besaran komisi antara 20% – 40% dari total produk yang ia jual.
Rata-rata, orang yang mengikuti program affiliate marketing adalah orang yang ingin mencari penghasilan tambahan. Oleh karena itu, metode affiliate marketing yang dulunya pernah terkenal kini pamornya naik kembali dengan senjata utamanya media digital, seperti media sosial Tiktok.
Jika kamu tertarik untuk mengikuti dan menjalankan affiliate marketing, yuk, simak tips 5 M ini untuk menjadi affiliator yang sukses!
- Membuat konten yang menarik dan memberikan informasi yang bermanfaat
Cara pertama agar kamu menjadi affiliator yang sukses adalah membuat konten yang menarik dan mengikuti perkembangan dunia perkontenan. Saat ini, rata-rata affiliator membuat konten promosi yang diawali dengan cerita, baik itu cerita yang relate di kehidupan sehari-hari atau kegiatan yang biasa dilakukan si affiliator. Setelah itu, selipkan promosi di tengah-tengah cerita atau bisa digabungkan antara cerita yang berjalan dengan promosi produk. Konten yang dibuat juga harus memberikan manfaat kepada audiens. - Mencari informasi tentang produk
Langkah ini penting dilakukan agar kamu tahu apa yang sedang dibutuhkan atau yang lagi viral di kalangan masyarakat. Sehingga, kamu bisa tepat dalam membuat strategi konten yang sesuai dengan produk yang akan dipromosikan. - Membeli terlebih dahulu produk yang akan dipromosikan
Menjadi affiliator tentu harus tahu dulu dan membeli produk yang akan dipromosikan seperti apa bentuk, rasa, atau sensasinya ketika dipakai. Hal ini dilakukan agar calon konsumen merasa percaya dengan konten yang dibuat karena kamu sudah membeli dan memakai produk tersebut. - Manfaatkan seluruh media sosial
Tak hanya Tiktok, konten yang sudah kamu buat bisa diupload di seluruh media sosial agar publikasi konten kamu bisa lebih maksimal di berbagai media sosial. - Mematuhi peraturan dari brand atau merchant
Affiliate marketing tentu terbentuk dari pihak brand atau merchant produk, maka kamu harus patuhi apa saja peraturan yang dibuat dalam menjalankan program affiliate marketing brand tersebut.
Nah, itulah serba serbi seputar affiliate marketing, apakah kamu berminat jadi affiliator sebagai profesi penghasil cuan tambahan?