Pengguna media sosial terus meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun khususnya di Indonesia. Berdasarkan laporan We Are Social, pada tahun 2022 lalu, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 12,35% dari jumlah pada tahun sebelumnya. Hal ini, membuat kebutuhan bisnis bergeser dengan mengoptimalkan media sosial untuk menargetkan konsumennya. Sehingga mengoptimalkan media sosial untuk berbisnis adalah hal yang sangat penting.
Dalam artikel ini, Lagi Kreatif akan membahas lima strategi media sosial yang bisa membantu menumbuhkan penjualan UMKM. Berikut penjelasannya.
-
Pahami Target Pasar
Hal pertama yang harus dipahami dalam menumbuhkan penjualan adalah dengan memahami target pasar audiens media sosial. Setiap platform media sosial memiliki audiens yang berbeda sehingga penting untuk memahami siapa target pasar. Jika sudah paham, maka dapat ditentukan platform yang tepat untuk digunakan.
Contohnya, jika produk yang kamu pasarkan ditujukan untuk generasi muda, seperti mahasiswa dan karyawan muda, maka platform media sosial Instagram atau TikTok mungkin akan lebih cocok digunakan karena kedua platform ini sangat populer di kalangan generasi muda. Namun, jika produk ditujukan untuk kalangan profesional maka platform Linkedin mungkin akan lebih cocok digunakan. -
Pakai Gambar dan Video
Pengguna media sosial cenderung lebih tertarik dengan konten visual seperti foto dan video, dari pada teks biasa. Oleh karena itu, pakailah gambar dan video yang menarik untuk menampilkan produk dan layanan yang kamu pasarkan. Pastikan gambar dan video tersebut memiliki kualitas yang baik agar terlihat profesional dan menarik.
Di sini, kamu dapat menggunakan platform visual seperti Pinterest dan Instagram untuk menampilkan produk dengan cara yang menarik dan informatif. Selain itu, dapat juga membuat video promosi yang menarik kemudian posting di media sosial kamu. -
Bertindak sebagai Ahli dalam Industri yang Ditekuni
Cara yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan salah satunya yaitu dengan menjadi ahli dalam industri yang sedang ditekuni. Dengan membagikan pengetahuan tentang produk atau layanan yang dipasarkan lalu menghadirkan konten yang bermanfaat untuk pelanggan, maka dengan begitu reputasi akan tetrbangun sebagai ahli dalam bidang tersebut.
Salah satu platform yang cocok dalam hal ini adalah Linkedin. Di platform ini, kamu dapat membagikan artikel, berita terbaru, serta tips tentang industri yang sedang ditekuni sehingga dapat memperkuat citra kamu sebagai ahli dalam bidang tersebut. Dengan memiliki reputasi yang baik sebagai ahli dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan berujung pada meningkatnya penjualan. -
Buat Penawaran Promo Khusus untuk Pengguna Media Sosial
Berikan promo khusus kepada pengguna media sosial agar dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan bisnis. Kamu bisa membuat promo khusus, seperti diskon spesial atau penawaran gratis untuk setiap pembelian tertentu sehingga dapat menarik minat pelanggan dan memotivasi mereka untuk membeli produk.
Kamu juga dapat membuat program referral, yang mana pelanggan bisa mendapatkan diskon atau penawaran khusus jika mereka merekomendasikan bisnismu kepada teman atau keluarga. Cara ini bisa memperluas jangkauan bisnis kamu dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. -
Gunakan Influencer Marketing
Influencer Marketing telah menjadi salah satu strategi media sosial yang efektif dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggunakan influencer yang memiliki jumlah pengikut besar dan berpengaruh di media sosial, kamu dapat memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan brand awareness.
Pilihlah influencer yang sesuai dengan bisnis dan target pasar. Pastikan influencer tersebut memiliki audiens yang sesuai dengan target pasar bisnismu sehingga promosi bisnis akan menjadi lebih efektif. Kamu dapat meminta influencer marketing untuk mereview produk atau membuat konten promosi yang menarik di akun media sosial mereka.
Jadi, mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk kebutuhan UMKM sangatlah penting dalam dunia berbisnis saat ini. Dengan memahami target pasar, memakai foto dan video yang menarik, menjadi seorang ahli dalam industri yang ditekuni, memberikan promo khusus, serta menggunakan influencer marketing, maka UMKM dapat menumbuhkan penjualan bisnis dan memperluas jangkauan pasar.
Kemudian, sesuaikanlah strategi media sosial dengan perubahan tren dan kebutuhan pasar. Dengan demikian, bisnis UMKM dapat tumbuh dan berkembang di era digital ini.