Lagi Kreatif

6 Kesalahan Mengelola Social Media Marketing

mengelola-social-media-marketing

Perkembangan teknologi mendorong bisnis untuk bertransformasi ke dunia digital. Dalam mendukung bisnis digital, para pebinis harus memiliki sebuah platform digital, salah satunya media sosial.

Pada saat ini perkembangan media sosial sudah menyediakan sebuah etalase yang mendukung proses penjualan secara digital, salah satunya Instagram. Para pebisnis harus melihat potensi ini, terlebih media sosial menjadi salah satu kebutuhan hampir seluruh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dan Instagram menjadi salah satu media sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia.

Para pebisnis yang memanfaatkan media sosial untuk mendukung bisnisnya terkadang tidak sadar dalam melakukan beberapa kesalahan. Sehingga hal ini berpengaruh pada reputasi brand di hadapan calon konsumen.

Apa saja kesalahan-kesalahan yang harus kamu hindari ketika mengelola media sosial brand? Berikut 6 kesalahan dalam mengelola media sosial marketing.

  1. Informasi Brand Tidak Lengkap

    Keberadaan sebuah brand di Instagram tentu harus memberikan informasi-informasi yang jelas dan lengkap di bio Instagramnya agar calon konsumen mengetahui bidang dan produk yang dijual dari brand tersebut.

  2. Membuat Strategi Konten yang Salah

    Konten menjadi sebuah “jembatan” yang menghubungkan antara suatu brand dengan calon konsumen agar memberikan informasi, seperti spesifikasi atau komposisi produk, harga, dan lain-lain dari sebuah produk. Selain itu, konten berfungsi untuk membangun interaksi para calon konsumen, sehingga menghasilkan hubungan baik antara calon konsumen dengan sebuah brand yang berpengaruh pada konversi penjualan. Oleh karena itu, strategi konten penting dilakukan para pebisnis agar menghasilkan konten-konten yang menarik.
    Pebisnis juga harus tahu 2 jenis konten yang bisa dibuat dalam mendukung marketing produknya, yaitu soft selling dan hard selling.
    Soft selling yaitu konten-konten yang dibuat dengan memberikan informasi atau edukasi dari jenis sebuah produk brand, sedangkan hard selling merupakan konten-konten yang dibuat dengan menampilkan dan menawarkan sebuah produk secara langsung kepada calon konsumen.

  3. Tidak Mengikuti Perkembangan Konten

    Pebisnis harus mengikuti perkembangan dunia perkontenan agar konten yang dibuat semakin relate dengan calon konsumen. Cara ini bisa kamu lakukan dengan mencari referensi-referensi ide konten di Instagram atau aplikasi Pinterest.

  4. Gaya Bahasa Tidak Sesuai dengan Target Konsumen

    Dalam pembuatan konten-konten di Instagram, para pebisnis harus menyusun gaya bahasa yang disesuaikan dengan target konsumen. Hal ini dilakukan karena tidak semua calon konsumen dengan berbagai macam karakteristik dan kalangan dapat menerima gaya bahasa yang sudah dibuat.

  5. Mengabaikan Calon Konsumen

    Dalam mengelola Instagram, pebisnis harus merespon para calon konsumen dengan membalas komentar dan membalas Direct Message (DM). Pebisnis juga harus membalasnya secara ramah dan sopan, yang disesuaikan dengan gaya bahasa brand.

  6. Pemilihan Media Sosial yang Tidak Sesuai dengan Target Konsumen

    Kesalahan terakhir yang sering tidak disadari oleh para pebisnis adalah memilih media sosial yang tidak sesuai dengan target konsumen. Berbagai macam media sosial memiliki pengguna yang beragam, tetapi memiliki rata-rata pengguna dari suatu kalangan tertentu, seperti contoh Instagram yang memiliki rata-rata pengguna dari kalangan millenials. Oleh karena itu, pemilihan media sosial yang disesuaikan dengan target konsumen penting agar tepat sasaran.

Kamu yang ingin berbisnis dengan membangun sebuah brand produk yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana marketing produk tentu harus menghindari dan belajar dari 6 kesalahan di atas agar dapat membangun reputasi brand yang baik dan tepat sasaran sesuai dengan target konsumen.

Ketahui lebih banyak tentang layanan branding, digital marketing, media sosial marketing dan website. Hubungi Lagi Kreatif, kami siap membantu Anda! Klik di sini https://lagikreatif.com/kontak/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *