Lagi Kreatif

Mengenal Dekat Influencer Marketing

mengenal dekat influencer marketing

Influencer Marketing biasanya dimanfaatkan pebisnis untuk meningkatkan pemasarannya. Hal tersebut dikarenakan influencer dapat menarik banyak audiens dari pengikut akun sosial medianya. Sehingga menjadikan alasan banyak pebisnis yang melakukan kerja sama dengan para influencer untuk menjangkau pengikut mereka.

Nilai tingginya engagement yang dimiliki oleh seorang influencer dapat dimanfaatkan pebisnis untuk mempromosikan produk atau jasanya. Pebisnis wajib memilih influencer yang cocok dengan produk atau jasa yang sedang dijalankan. Sebelum itu, ketahui dulu pengertian dari influencer marketing. Mari kita bahas di sini!

Pengertian Influencer Marketing

Influencer marketing adalah seseorang yang menyediakan jasa untuk membantu bisnis dalam mempromosikan produk atau jasanya dengan target audiens dari pengikutnya. Biasanya, influencer mempunyai pengikut dalam jumlah banyak di media sosial. Semakin banyak pengikut influencer, maka semakin tinggi pula engagement yang didapatkan.

Biaya yang dikeluarkan pebisnis jika mereka ingin menggunakan jasa dari influencer tidak bisa dikatakan sedikit. Karena ada influencer yang mematok harga tinggi, hal ini disebabkan dari jumlah engagement mereka yang bagus di sosial media. Ada juga influencer yang mematok harga tinggi karena kekreativitasan mereka dalam mempromosikan produk.

Tujuan dari influencer marketing adalah untuk meningkatkan brand awareness para pengikutnya terhadap produk yang sedang mereka promosikan. Selain itu, influencer juga menjadi trendsetter bagi para pengikutnya. Ketika influencer mempromosikan suatu produk atau jasa, maka pengikut mereka akan berbondong-bondong untuk membeli produk yang dipromosikan.

Nyatanya, influencer marketing sangat membantu kesuksesan bisnis. Hal tersebut diperkuat dengan hasil survei statistik yang dilakukan oleh Influencer Marketing Hubs, yaitu:

  1. Bisnis menghasilkan $5,78 ROI, dari setiap $1 yang telah dikeluarkan untuk membeli jasa Influencer Marketing.
  2. Terjadi peningkatan 465% dalam pencarian kata kunci “Influencer Marketing” di mesin pencarian Google sejak 2016.
  3. Influencer Marketing telah berkembanng lebih pesat menjadi $13,8 miliar pada tahun 2021.
  4. Sebanyak 90% responden percaya terhadap efektivitas Influencer Marketing di dunia pemasaran digital.
  5. Kurang lebih ada 49% konsumen yang hanya bergantung pada rekomendasi dari para influencer untuk keputusan pembelian mereka.

Jenis-jenis Influencer Marketing

Semakin besarnya pengaruh influencer marketing terhadap penjualan, membuat para pebisnis tertarik untuk menggunakan jasanya. Akhirnya, influencer marketing dapat dipetakan berdasarkan jumlah pengikut di sosial media.

  1. Mega Influencer

    Sesuai dengan artinya, nama mega yang berarti besar. Pengikut di media sosial dari jenis Mega Influencer setidaknya harus menyentuh angka 1 juta pengikut. Jenis Mega Influencer ini biasanya diisi oleh para selebriti, artis, tokoh tertentu, dan sebagainya. Untuk melakukan kerja sama dengan mereka pebisnis wajib mengeluarkan dana minimal 16 juta untuk posting di sosial media.

  2. Macro Influencer

    Jenis Influencer Marketing selanjutnya adalah Macro Influencer. Jenis influencer ini memiliki ketentuan pengikut mulai dari 40 ribu sampai 1 juta. Macro Influencer biasanya diisi oleh artis yang baru merintis. Macro Influencer lebih bersahabat bagi para pebisnis, karena lebih mudah diajak untuk kerja sama. Tapi, sebagai catatan sebelum melakukan kerja sama diharapkan melakukan riset pengikut, apakah pengikut mereka adalah pengikut asli atau pengikut menggunakan akun palsu.

  3. Micro Influencer

    Di bawah Macro Influencer ada yang namanya Micro Influencer. Jenis influencer tersebut mempunyai niche market sendiri. Ketentuan pengikut dari Micro Influencer yaitu sekitar seribu sampai 40 ribu pengikut di media sosial. Untuk pengeluaran yang dilakukan oleh pebisnis jika melakukan kerja sama dengan beberapa Micro Influencer cenderung tidak ada. Alasannya karena Micro Influencer merasa tidak bisa untuk mempengaruhi pengikutnya sendiri.

  4. Nano Influencer

    Nano Influencer adalah jenis terakhir dari Influencer Marketing. Dengan pengikut yang terbilang sedikit, namun mereka cenderung bisa menjadi pakar di bidang tertentu. Tapi pengikut mereka cenderung akan memperhatikan apa yang dipromosikan oleh Nano Influencer.

Artikel di atas merupakan pengenalan yang lebih dekat dengan Influencer Marketing. Semoga bermanfaat dan dapat membantu bisnis dalam kegiatan promosi penjualan.

Ketahui lebih banyak tentang layanan branding, digital marketing, sosial media marketing dan website. Hubungi Lagi Kreatif, kami siap membantu Anda!
Klik di sini https://lagikreatif.com/kontak/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *