Siapa yang tidak mengenal aplikasi bernama Tiktok? Sebuah fakta mengatakan bahwa hampir 80% masyarakat Indonesia memiliki aplikasi TikTok di smartphone. Tiktok kini bukanlah sekedar ajang untuk menghibur dikala sedang jenuh dengan aktivitas, tetapi merambah lebih jauh, yaitu ke arah bisnis digital marketing. TikTok pada tahun 2022 mendapatkan perhatian khusus bagi para penggiat dunia digital marketing.
Di awal kelahiran aplikasi Tiktok pada September 2016, sang pendiri, Zhang Yiming, membuatnya hanya untuk konsumsi oleh masyarakat China saja. Namun, Zhang memiliki keinginan agar Douyin, asal usul nama Tiktok, dikenal di seluruh dunia.
Melesat dengan cepat, pada 2018, TikTok berhasil merajai App Store dengan total unduhan lebih dari 500 juta. Hal ini dikarenakan TikTok menyasar pengguna yang merupakan Generasi Z atau anak muda jaman now. Bahkan pada tahun 2022, TikTok sudah diunduh lebih dari 2 miliar kali. Sebuah peluang untuk online digital marketing yang terbuka luas.
Tidak menunggu lama, melihat perkembangan dunia digital yang semakin melesat, TikTok menghadirkan fitur belanja yang lebih dikenal dengan nama “TikTok Shop”.
Apa itu TikTok Shop?
Melansir dari laman Hootsuite, TikTok Shop merupakan sebuah fitur social commerce yang membuat pengguna dan kreator bisa mempromosikan dan menjual produknya secara online. Bahkan, TikTok Shop bagi pengguna akun bisnis sudah ada di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Indonesia. Waaw, bayangkan brand Anda mampu menembus negara-negara besar melalui jasa pemasaran digital TikTok Shop.
Berdasarkan survei Adweek-Morning Consult yang dirangkum Deseret News, 49% pengguna akan membeli produk atau layanan setelah melihat iklan, promosi, atau ulasan di TikTok.
Secara khusus, TikTok Shop memudahkan penjual untuk dapat menggugah dan mengelola informasi dan daftar produk untuk ditampilkan. Tak hanya itu, TikTok Shop juga turut berperan dalam penyusunan rencana promosi seperti fitur afiliasi, penggunaan fungsi dan fitur seperti etalase.
Jenis-jenis Iklan untuk TikTok Shop
1. Collection Ads
Collection Ads merupakan jenis iklan TikTok Shop yang memungkinkan brand menyertakan slides produk dan dapat digeser dalam bentuk video in-feed-nya. Setiap slide dapat menampilkan berbagai produk yang berbeda. Ketika diklik, slide tersebut akan membawa pengguna ke halaman galeri untuk menelusuri produk dan melakukan pembelian.
Jenis iklan ini berguna untuk mengarahkan traffic ke website, penawaran waktu terbatas, penjualan musiman, dan peluncuran produk terbaru. Melansir Tech Crunch, TikTok menemukan sebuah brand menerima pemesanan enam kali lebih banyak dan peningkatan 50% pada total kunjungan ke halaman produk setelah menggunakan iklan ini.
2. Dynamic Showcase Ads (DSA)
Dynamic Showcase Ads (DSA) merupakan jenis iklan yang memungkinkan brand untuk mempromosikan hingga jutaan produk melalui konten video. DSA akan menargetkan audiens berdasarkan minat dan aktivitas belanja, seperti produk yang dimasukan ke keranjang atau sekedar dilihat saja. TikTok Shop memberikan kemudahan dengan menyediakan template DSA dalam bentuk video singkat disertai dengan musik dan teks.
3. Lead Generation
Sedikit berbeda dengan dua iklan terdahulu, lead generation membantu brand untuk mengumpulkan informasi melalui formulir online. Lead generation paling cocok untuk brand dengan siklus penjualan lebih lama, seperti sektor jasa. Contohnya, mengajak pengguna untuk sign-up atau meng-install aplikasi mereka.
Keuntungan Berbelanja di TikTok Shop
Dikutip dari Katadata, TikTok Shop dalam dunia digital marketing sangat mudah diterima. Hal ini dikarenakan pengguna tidak perlu membuat akun baru tetapi bisa langsung menyambungkan akun TikTok miliknya dengan TikTok Shop setelah melalui proses verifikasi. Beberapa keuntungan jika Anda memanfaatkan TikTok Shop untuk bisnis:
- Lebih Mudah untuk Memperluas Market.
Hal ini dikarenakan pengguna aplikasi TikTok terus meningkat seiring berjalannya waktu. Pelaku bisnis bisa menggunakan TikTok Shop sebagai salah satu jasa pemasaran digital.
- TikTok Menjadi Platform Media Sosial Sekaligus Belanja.
Tiktok kini memberikan pengalaman gabungan antara marketplace dan media sosial. Jadi, Anda bisa menggunakan satu platform saja untuk berinteraksi dan belanja.
- Memiliki Jutaan Pengguna Aktif
Saat ini, TikTok memiliki kurang lebih 800 juta pengguna aktif dengan rata-rata pengguna membuka aplikasi TikTok sebanyak 8 kali dalam sehari.
Dari data diatas, jelas bahwa TikTok merupakan aplikasi yang sering dikunjungi oleh penggunanya. Jangan sia-siakan kesempatan! Promosikan produkmu melalui online marketing TikTok.
Dari data tersebut, tentu dapat diketahui bahwa TikTok menjadi aplikasi yang sering dikunjungi oleh penggunanya. Jangan sia-siakan kesempatan, langsung gunakan fitur TikTok Shop untuk mempromosikan produk milikmu.
- Langkah Jasa Pemasaran Digital Yang Tepat
Menggunakan fitur TikTok Shop tentu bisa menjadi salah satu langkah bisnis untuk memperluas pasar. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, TikTok memiliki banyak pengguna aktif dan sering dikunjungi oleh penggunanya. Dengan demikian, peluang Anda untuk memperluas pasar otomatis menjadi semakin terbuka.
